Jorge Sampaoli seorang pelatih energik berasal dari Argentina kemarin dia mengambil keputusan untuk mengundurkan dirinya sebagai pelatih timnas Cili. Sampaoli bisa mundur setelah mencapai kesepakatan mengenai pemutusan masa kontraknya.

Sudah bulan lalu Sampaoli emang mengungkapkan keinginan untuk mundur. Pelatih botak berusia 55 tahun merasa tak tentram setealh mundurnya Presiden Federasi Sepakbola Cili (ANFP) Sergio Jadue dalam penyelidikan kasus korupsi. Dia merasa dirinya tertekan diperlakukan buruk selama proses investigasi.

Jorge Sampaoli kabarnya oleh piala dunia sampai saat ini telah mengangkat sepak bola timnas Cili meningkat setelah tahun 2015 memberikan trofi Copa Ameika di bulan Oktober lalu dengan mengalahkan Argentina di final.

Jorge Sampaoli Memikirkan Masa Depannya

Jorge Sampaoli melihat aksi Presiden ANFP baru Arturo Salah, tak begitu saja membiarkan Sampaoli pergi begitu saja. Jika dia bener ingin pergi presiden Salah malah meminta untuk membayar kompensasi pemutusan kontrak. Kalau tidak membayar denda tersebut otomatis Sampaoli harus tetap melatih timnas Cili hingga selesai masa kontraknya 2018. Hal ini membuat dia merasa di tekan oleh pihak federasi sepakbola Cili.

Pada hari selasa 19 Januari 2016, akhirnya Sampaoli bersama ANFP mencapai kesepakatan mengenai besarnya kompensasi atas pemutusan kontraknya untuk Sampaoli pun bisa bebas pergi dan melakukan aktivitas lainnya.

Presiden Arturo Salah memberikan argumen bahwa “Fokus sekarang kami akan mendedikasikan diri untuk prioritas serta melakukan segalanya demi lolos ke putaran dinal Piala Dunia 2018 di Rusia”.

Jorge Sampaoli sangat berjasa besar mengantarkan Cili menjadi Juara Copa Amerika tahun lalu karena meraih trofi turnamen Amerika Latin merupakan gelar pertama La Roja di ajang Copa. Mealui keberhasilan itu hingga membuat Sampaoli menjadi salah satu kandidat pelatih terbaik dunia 2015. Namun sayangnya penghargaan tersebut diraih oleh pelatih Barcelona Luis Enrique.