FIFA adalah badan organisasi sepakbola dunia akhirnya menjatuhkan hukuman berat selama 8 tahun kepada Sepp Blatter (Presiden FIFA) dan Michel Platini (Presiden UEFA) setelah terungkap dugaan kasus korupsi sebesar 2 juta tahun 2011.

Hingga kini berita beredar keduanya dilarang melakukan aktivitas di dunia sepakbola lantaran permasalahan dibuatnya. Pengadilan tinggi tidak tanggung memberikan hukuman setimpal.

Tahun 2011 diketahui oleh berita bola bahwa Blatter telah membayar uang sejumlah 2 juta franc kepada Platini. Awal mulanya Platini & Blatter membantah kalo uang itu adalah pembayaran gaji Platini sebagai konsultan. Namun nilai tersebut tak sesuai dengan kontrak Platini dengan FIFA pada 1999, sampe terakhir kasus ini nama Platini ikut terseret dalam masalah besar penyelidikan korupsi.

FIFA Tindak Tegas Jika Ada Melanggar Peraturan

FIFA dalam kelanjutannya kedua petinggi sempat mengajukan naik banding namun pengadilan menolak banding tersebut kemudian Platini kembali mengajukan banding lagi kepada Pengadilan Banding Olahraga (CAS) tetapi tetap ditolak.

Komite Etik setelah berdiskusi akhirnya hukuman berat untuknya sebelumnya Komite Etik federa sepakbola dunia merekomendasi hukuman seumur hidup buat Platini karena tidak melaksanakan tugas sebagai konsultan dengan baik. Hukuman diberikan oleh Komite Etik terbilang jauh lebih ringan serta dilarang beraktivitas dalam dunia sepakbola selama delapan tahun.

Selain sudah mendapat hukuman larangan tetapi bukan begitu saja masih ada harus dipertanggungjawabkan adalah harus membayar denda sebesar 50.000 franc Swiss kepada Blatter. Masih adalagi jika melihat denda dijatuhkan kepada Platini lebih besar bekas pemain tim nasional Prancis tersebut dijatuhi denda sebesar 80.000 franc.