Edgardo Bauza akhirnya resmi diumumkan sebagai pelatih baru tim nasional Argentina. Ia menggantikan pelatih sebelumnya, Gerardo Tata Martino, yang dipecat pasca kegagalannya membawa Tim Tango memenangi Copa America Centenario 2016 lalu.

Sebelumnya Federasi Sepak Bola Argentina atau AFA tampak sangat kesulitan untuk mengisi posisi tersebut. Sempat diberitakan mendekati sejumlah nama, AFA terus menerus mendapatkan penolakan.

AFA sebelumnya diberitakan berusaha untuk meyakinkan pelatih Atletico Madrid, Diego Simeone. Akan tetapi peltih bersangkutan masih betah di Vicente Calderon. Setelah itu mereka juga diberitakan mencoba mendekati pelatih Tottenham Hotspurs, Mauricio Pochettino, yang juga menolak tawaran tersebut.

Jorge Sampaoli juga disebut- sebut sebagai kandidat kuat untuk mengisi posisi kosong pelatih timnas Argentina. Sayang, pelatih yang berhasil membwa timnas Cile menjuarai Copa Amerika 2015 ini baru saja menandatangani kontrak dengan Sevilla dan tak tertarik untuk membatalkannya.

Edgardo Bauza Tinggalkan Sao Paolo Demi Argentina

Edgadro Bauza sebelumnya tak pernah terdengar dalam daftar nama calon pelatih Argentina yang diincar oleh AFA.

Terakhir, petinggi AFA membocorkan bahwa pihak mereka tengah berusaha mencari jalan untuk bisa menggunakan jasa Sampaoli, bahkan mencari dana sebesar 8 juta euro untuk klausul pelepasan kontrak si pelatih dari Sevilla. Bahkan kabarnya AFA juga menawarkan pada sang pelatih untuk melatih di dua tempat hingga bulan Desember nanti dan mulai fokus pada timnas pada Januari. Namun tampaknya cara ini tak berhasil.

Edgardo Bauza sendiri sebenarnya tidak sedang dalam keadaan menganggur saat menerima tawaran dari AFA. Pria ini sebelumnya adalah pelatih Sao Paolo, terhitung sejak bulan Desember 2015 lalu. Sebelumnya ia juga pernah melatih klub Peru, Sporting Cristal dan juga klub Ekuador, LDU Quito. Ia berhasil membawa dua klub ini menjuarai liga domestik.

Tak bisa dipungkiri bahwa Edgardo Bauza akan menghadapi tugas berat saat meanngani timnas Argentina. Soalnya ia masuk dalam suasana timnas yang tengah kacau. Kaptan timnas, Lionel Emssi sebelumnya memutuskan untuk gantung sepatu menyusul kegagalan mereka di Copa America 2016. Selain itu tim ini juga sedang dilanda konflik kepentingan terkait pimpinan baru AFA.